Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Untuk Pertama Kalinya Perpisahan Mahasiswa PKL (Ridwan Chevin Bastian Nuban) terjadi di Jemaat Sion Oelii

01 September 2022 | Thursday, September 01, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-09-01T07:51:34Z

Untuk Pertama Kalinya Perpisahan Mahasiswa PKL (Ridwan Chevin Bastian Nuban) jadi kesan tak terlupakan.

JEMAAT TUBUTUAN – Perpisahan Mahasiswa PKL (Praktik Kerja Lapangan), dari IAKN (Ridwan Chevin Bastian Nuban) di Mata Jemaat Sion Oelii – GMIT Jemaat Tubutuan Klasis Kupang Barat (Rabu, 31/8/2022) jadi kesan tersendiri untuk Jemaat, pasalnya ini baru pertama kali terjadi di Mata Jemaat Sion Oelii. Setelah resmi beralih status Pospel menjadi Mata Jemaat sejak 10 Januari 2021 yang lalu.

 

Memulai sebuah kegiatan itu hal yang biasa, namun perpisahan itu baru hal yang luar biasa. Hal ini terjadi antara Jemaat Sion dan Ridwan C.B. Nuban. Mahasiswa IAKN yang berkelahiran 6 Agustus 1997 itu berkecimpung, hadir, dan bergabung bersama Majelis dan Jemaat sejak Juli (kurang lebih 2 bulan) melaksakan tugas Kampus sebagai Mahasiswa PKL; kemudian mengakhiri tugas ditandai dengan ibadah perpisahan dan syukur bersama. 

Untuk Pertama Kalinya Perpisahan Mahasiswa PKL (Ridwan Chevin Bastian Nuban) terjadi di Jemaat Sion Oelii

Dalam ibadah bertempat di ruang Kebaktian Mata Jemaat Sion Oelii Ibu Ketua Majelis (Pdt. Jenny S. Tadu Hungu-Tuhehay, S.Th) membacakan Nas Pengajaran dan Pedoman Mazmur 23:1-6. “Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya”. Demikian menjadi beberapa kalimat dalam nas tersebut, menjadi bekal dan pedoman untuk Ridwan dan Jemaat.


 

Diakhir dari penyampaiannya. Ibu Ketua Majelis menitipkan pesan salam, hormat dan terima kasih kepada para Dosen dan Dekan Kampus IAKN yang telah mempercayakan mahasiswanya (khususnya Ridwan Chevin Bastian Nuban) menjadi mahasiswa PKL di Mata Jemaat Sion Oelii-GMIT Jemaat Tubutuan - Klasis Kupang Barat. 

Untuk Pertama Kalinya Perpisahan Mahasiswa PKL (Ridwan Chevin Bastian Nuban) terjadi di Jemaat Sion Oelii

 

Selanjutnya bertindak sebagai orang tua bagi Ridwan di jemaat Sion Oelii, Bapak Pnt. Markus Sulla mengakui tidak ada catatan buruk mengenai Ridwan, mala yang ada perbuatan baik dan cukup membantu pelayanan; secara pribadi sangat mendukung kehadiran Ridwa bersama Majelis dan Jemaat. Bapak Pnt. Markus Sulla yang adalah Wakil Ketua Majelis sekaligus sebagai orang tua melepaskan Ridwan pergi dengan pesan “Bawalah nama baik gereja ini kemana pun berada, jika ada hal-hal yang tidak berkenan tinggalkan saja di jemaat ini. Kami akan selalu mendukung, dan mendoakan kiranya Ridwan tetap maju dan terus belajar dan mengejar cita-cita, Tuhan yang punya segalanya akan selalu menolong”.

Untuk Pertama Kalinya Perpisahan Mahasiswa PKL (Ridwan Chevin Bastian Nuban) terjadi di Jemaat Sion Oelii

 

Salah satu bagian terpenting acara perpisahan ini adalah Kado Perpisahan. Dipimpin langsung oleh ibu Ketua Majelis, Kado perpisahan buat Ridwan ditandai dengan pengalungan selendang daerah, sedikit uang dalam amplop dan satu buah buku motivasi Kristiani. Memang kado itu tidak seberapa jika dinilai dengan angka, namun yang terpenting adalah sebagai tanda bahwa Ridwan pernah menjadi bagian dari jemaat ini, yang tidak akan dilupakan sampai kapanpun.

 

Diakhir dari acara ini Ridwan yang adalah mahasiswa PKL IAKN Kupang itu menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya karena sudah menerima kehadirannya selama 2 bulan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf bila ada sesuatu yang tidak berkenan selama melaksanan praktik kerja lapangan (PKL) di jemaat ini. Segala kekurangannya ia yakin dan percaya bahwa Tuhan yang akan melengkapi segalanya.

Untuk Pertama Kalinya Perpisahan Mahasiswa PKL (Ridwan Chevin Bastian Nuban) terjadi di Jemaat Sion Oelii

 

Sebelum menutup ungkapan isi hatinya mahasiswa PKL dengan NIM 01.2019.0287 itu mengakui, bahwa Jemaat sudah banyak berbuat dan membantu, secara pribadi tidak dapat membalas semuanya, tetapi ia yakin dan percaya bahwa Tuhan akan membalas budi baik yang dibuat oleh bapa-mama dan basudara semuanya. (admin,yl).

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update