Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mengarahkan Pandangan pada Sumber Keselamatan (Bilangan 21:4-9 dan Yohanes 3:14-15)

01 March 2024 | Friday, March 01, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-03-01T00:12:10Z

Mengarahkan Pandangan pada Sumber Keselamatan (Bilangan 21:4-9 dan Yohanes 3:14-15)

Mengarahkan Pandangan pada Sumber Keselamatan (Bilangan 21:4-9 dan Yohanes 3:14-15)

 

1. Pendahuluan

 

Di tengah-tengah perjalanan menuju Paskah, khususnya di minggu sengsara IV Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), kita diundang untuk merenungkan tentang kebesaran kasih dan keselamatan yang ditawarkan oleh Allah melalui Yesus Kristus. Firman Tuhan mengajarkan kita untuk mengarahkan pandangan kita pada sumber keselamatan, sebuah panggilan yang begitu relevan dalam dunia yang penuh dengan kegelapan dan kebingungan ini. Dua narasi kuno dalam Kitab Bilangan 21:4-9 dan Injil Yohanes 3:14-15 menjadi landasan pemikiran kita. Dalam kisah perjalanan bangsa Israel yang tersesat dan tertimpa bencana, Allah memberikan sebuah tanda keselamatan melalui ular tembaga yang ditinggikan oleh Musa. Dalam konteks ini, Yesus Kristus kemudian merujuk pada diri-Nya sendiri sebagai Anak Manusia yang harus ditinggikan, memberikan jaminan keselamatan bagi setiap orang yang percaya pada-Nya. Inilah panggilan untuk kita mengarahkan pandangan dan iman kita pada Yesus, sumber keselamatan yang ditentukan Allah bagi dunia yang terhilang.

 

2. Kehidupan dalam Kegelapan

 

Di tengah malam yang sunyi, seorang pengemudi merasa kehilangan kendali atas mobilnya. Lampu-lampu jalan yang redup menambah kebingungan di tengah jalan yang tak dikenal. Ia merasa seperti tersesat dalam kegelapan yang membingungkan. Kondisi ini mencerminkan kehidupan manusia tanpa Kristus, yang sering kali tersesat dalam kegelapan dosa tanpa arah yang jelas. Dalam kisah Israel, kita melihat gambaran nyata dari kondisi ini. Mereka merasa terancam oleh musuh-musuh di sekitar mereka dan ketakutan akan kekurangan memenuhi pikiran mereka sehari-hari. Mereka dikuasai oleh penderitaan dan keputusasaan, mencari-cari jalan keluar tanpa tahu bahwa sumber keselamatan sebenarnya telah ada di depan mata mereka.

 

Namun demikian, Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya dalam kegelapan. Seperti dalam kisah Israel, Allah memberikan jalan keluar bagi mereka melalui Musa dan ular tembaga yang ditinggikan. Demikian pula, Allah memberikan jalan keluar bagi manusia dari kegelapan dosa melalui Yesus Kristus, yang ditinggikan di atas kayu salib. Ia adalah terang bagi dunia yang gelap, memberikan harapan dan keselamatan bagi setiap orang yang percaya pada-Nya. Inilah panggilan untuk kita mengarahkan pandangan kita pada sumber keselamatan, yaitu Yesus Kristus, dalam setiap kegelapan yang kita hadapi dalam hidup ini.

 

3. Sumber Keselamatan yang Ditentukan Allah


Mengarahkan Pandangan pada Sumber Keselamatan (Bilangan 21:4-9 dan Yohanes 3:14-15)

 

Dalam kisah Musa yang meninggikan ular tembaga untuk menyelamatkan umat Israel dari hukuman Allah atas dosa-dosa mereka, terdapat gambaran yang mengharukan tentang rencana keselamatan Allah bagi umat-Nya. Ular tembaga yang ditinggikan menjadi simbol penebusan bagi setiap orang yang melihatnya. Demikian pula, Yesus Kristus akan ditinggikan di atas kayu salib sebagai korban penebusan bagi dosa-dosa seluruh umat manusia. Allah telah menetapkan Yesus sebagai sumber keselamatan yang satu-satunya, yang akan memberikan hidup kekal bagi setiap orang yang percaya pada-Nya. Dalam kisah yang indah ini, kita melihat betapa besar kasih dan rencana keselamatan Allah bagi umat-Nya.

 

4. Iman yang Membawa Kehidupan

 

Iman adalah kunci yang membuka pintu keselamatan yang telah Allah sediakan bagi umat-Nya. Tanpa iman, keselamatan itu menjadi tidak berarti. Iman bukanlah sekadar keyakinan akan keberadaan Allah, tetapi lebih dari itu, iman adalah kepercayaan yang mengubah hidup. Iman membawa kita kepada pengenalan akan kasih Allah yang begitu besar sehingga Ia mengutus Anak-Nya sendiri untuk mati bagi kita. Dan melalui iman itu pula, kita mengetahui bahwa keselamatan yang kita terima bukanlah berakhir di dunia ini, melainkan membawa kita kepada kehidupan kekal bersama Allah. Itulah sebabnya, iman yang hidup dan berbuah merupakan landasan yang kuat bagi kehidupan kekal yang Allah janjikan bagi setiap orang yang percaya pada-Nya.

 

5. Keselamatan bagi Semua yang Percaya

 

Dalam setiap perjalanan hidup ini, kita dihadapkan pada berbagai rintangan dan kegelapan yang membuat kita tersesat dan kehilangan arah. Namun, dalam semua itu, Allah mengajak kita untuk melihat kepada Yesus sebagai satu-satunya sumber keselamatan. Keselamatan tidak hanya untuk beberapa orang yang dianggap layak, tetapi tersedia bagi semua yang percaya pada-Nya. Yesus Kristus adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Melalui-Nya, kita dapat menemukan keselamatan yang sejati dan kehidupan yang kekal bersama Allah. Itulah mengapa, di tengah gelapnya dunia ini, kita dipanggil untuk mengarahkan pandangan dan iman kita pada Yesus, sumber keselamatan yang tiada tara.

 

6. Kesimpulan

 

Sebagai kesimpulan dari tulisan ini, kita merenungkan bahwa mengarahkan pandangan dan iman kita pada Yesus Kristus sebagai sumber keselamatan membawa kita kepada hidup kekal. Dalam Yesus, kita menemukan jaminan keselamatan yang tak tergoyahkan, janji kehidupan yang penuh makna dan kekal bersama-Nya. Di tengah-tengah tantangan dan kegelapan dunia ini, marilah kita tetap teguh dalam iman, percaya bahwa Allah senantiasa menyertai kita dalam setiap langkah hidup. Terimalah pesan penghiburan ini: Yesus adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Percayalah pada-Nya, dan hiduplah dalam kebenaran-Nya, karena hanya dalam-Nya kita mendapatkan keselamatan yang sejati dan kekal.

 

7. Refleksi


Mengarahkan Pandangan pada Sumber Keselamatan (Bilangan 21:4-9 dan Yohanes 3:14-15)

 

Dalam refleksi ini, marilah kita bertanya pada diri sendiri: Di mana arah pandangan dan iman kita saat ini? Apakah kita masih terfokus pada dunia yang fana dan sementara, ataukah kita telah mengarahkan pandangan kita pada Yesus Kristus, sumber keselamatan yang sejati? Alkitab mengingatkan kita dalam 2 Korintus 4:18, "Sеbаb kаmі tidak mеmреrhаtіkаn уаng kelihatan, mеlаіnkаn уаng tаk kelihatan, karena yang kеlіhаtаn adalah ѕеmеntаrа, sedangkan yang tаk kelihatan adalah kеkаl." Marilah kita memperbaharui iman dan pandangan kita setiap hari, agar kita tidak tergoyahkan oleh segala godaan dan tantangan dunia ini, melainkan tetap teguh dalam iman pada Yesus Kristus, sumber keselamatan kita.

 

8. Doa Penutup

 

Ya Tuhan yang Mahakasih, kami bersyukur atas kasih dan keselamatan yang Engkau berikan melalui Yesus Kristus, sumber keselamatan bagi hidup kami. Kami memohon agar Engkau memperkuat iman kami dalam menghadapi segala godaan dan cobaan. Bantu kami untuk selalu mengarahkan pandangan kami pada-Mu, agar hidup kami senantiasa berkenan di hadapan-Mu. Kami percaya bahwa Engkau adalah sumber kehidupan yang kekal, dan kami berdoa agar iman kami semakin bertumbuh dan teguh dalam menjalani setiap langkah hidup ini. Dalam nama Yesus kami berdoa, amin.

 

Penulis : y. lomang, pnt.

Editor : Jtadmin

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update