Pendahuluan
Renungan Minggu, Pena Rohani - Jalan Kehendak Tuhan Harus Digenapi Dalam Kristus Yesus - Bagi banyak orang, hidup ini penuh dengan pilihan dan rencana yang harus diambil. Setiap keputusan yang kita buat membawa kita pada perjalanan yang berbeda. Tapi, di tengah segala kebingungan dan keputusan yang penuh tantangan, ada satu kebenaran yang pasti: Kehendak Tuhan Harus Digenapi. Dalam Kristus Yesus, jalan menuju penggenapan itu jelas. Kehendak Tuhan tidak sekadar ide atau perasaan, tetapi sebuah panggilan yang harus dijalani dan dipenuhi dengan penuh keyakinan dan ketekunan.
Setelah masa Epifania yang memperkenalkan Yesus kepada dunia sebagai Anak Allah yang datang menyelamatkan umat manusia, kita diajak untuk lebih dalam lagi memahami rencana Tuhan melalui hidup Kristus. Salah satu momen penting yang menggambarkan kehendak Tuhan dalam kehidupan Yesus adalah saat Ia dibaptis oleh Yohanes di Sungai Yordan, sebuah peristiwa yang mencerminkan pentingnya penurutan kepada kehendak Tuhan yang sempurna. Matius 3:13-17 mengungkapkan bagaimana Yesus, meskipun tanpa dosa, tetap menjalani baptisan untuk menggenapi segala kehendak Allah.
"Tetapi Yohanes mencegah-Nya, katanya: ‘Akulah yang memerlukan baptisan dari-Mu, dan Engkau datang kepada-Ku?’" (Matius 3:14)
Ayat ini bukan sekadar kata-kata yang terucap, tetapi sebuah undangan untuk kita semua merenungkan lebih dalam tentang bagaimana kita seharusnya bersedia untuk menjalani kehendak Tuhan dalam hidup kita, tidak peduli seberapa besar tantangan yang harus kita hadapi. Kehendak Tuhan Harus Digenapi tidak hanya melalui kata-kata, tetapi melalui tindakan nyata dalam Kristus Yesus.
Kehendak Tuhan Harus Digenapi
Kehendak Tuhan dalam Kehidupan Yesus
Setiap langkah Yesus di dunia ini selalu selaras dengan kehendak Bapa-Nya. Bahkan, meskipun Ia adalah Anak Allah, Yesus tidak melakukan apapun yang tidak sesuai dengan rencana besar Tuhan. Baptisan-Nya di sungai Yordan menjadi simbol penuh kepatuhan kepada kehendak Allah. Yohanes, yang seharusnya membaptis orang-orang berdosa, merasa terkejut dan tidak layak melakukan itu kepada Yesus. Namun, Yesus menjawab dengan bijaksana bahwa hal itu harus dilakukan untuk menggenapi segala kehendak Tuhan.
Peran Baptisan dalam Kehendak Tuhan
Baptisan Yesus memiliki makna yang sangat dalam. Bagi banyak orang, baptisan adalah tanda pertobatan dan permulaan hidup baru. Namun, bagi Yesus, baptisan-Nya adalah langkah pertama dalam mentaati kehendak Bapa-Nya. Ia menunjukkan kepada kita bahwa ketika Tuhan memanggil, tidak ada alasan untuk menolak. Penurutan Yesus kepada kehendak Allah bukan hanya berlaku untuk diri-Nya sendiri, tetapi menjadi teladan bagi kita semua dalam menjalani hidup ini.
Baptisan yang dilakukan Yesus di Sungai Yordan adalah tanda penggenapan dari rencana Allah yang lebih besar, yaitu penebusan umat manusia melalui penderitaan dan kematian-Nya di kayu salib. Sebagaimana Yesus tunduk pada kehendak Allah, kita pun diajak untuk menyerahkan hidup kita kepada-Nya, membiarkan kehendak Tuhan mengarahkan setiap langkah kita.
Meneladani Yesus dalam Menggenapi Kehendak Tuhan
Menghadapai Tantangan Kehendak Tuhan
Menggenapi kehendak Tuhan bukanlah hal yang mudah. Terkadang, kita merasa takut dan cemas ketika harus menghadapi rencana Tuhan yang tampak bertentangan dengan apa yang kita inginkan. Namun, kita bisa belajar dari sikap Yesus yang selalu patuh kepada kehendak Allah, meskipun itu berarti harus melewati penderitaan dan pengorbanan. Kehendak Tuhan seringkali melibatkan perjalanan yang tidak mudah, tetapi seperti yang kita lihat dalam hidup Yesus, itulah jalan menuju keselamatan dan kehidupan kekal.
Melihat Kehendak Tuhan dalam Setiap Langkah Hidup
Mungkin kita bertanya-tanya, bagaimana kita bisa tahu apa kehendak Tuhan dalam hidup kita? Kehendak Tuhan bukanlah hal yang selalu dapat kita pahami secara langsung, tetapi melalui doa, firman Tuhan, dan persekutuan dengan sesama orang percaya, kita dapat semakin memahami rencana-Nya. Setiap keputusan dan langkah hidup kita seharusnya diambil dengan pertimbangan untuk melakukan kehendak Tuhan, bukan kehendak kita sendiri.
Kehendak Tuhan bukan hanya soal apa yang kita lakukan, tetapi bagaimana kita melakukannya dengan hati yang tulus dan penuh ketaatan. Ketika kita menjalani hidup dengan pengertian bahwa hidup ini adalah untuk menggenapi kehendak Tuhan, maka kita akan menemukan kedamaian dan sukacita yang sejati.
FAQ (Pertanyaan Umum)
Kesimpulan dan Pesan Pengutusan
Kehendak Tuhan Harus Digenapi. Itulah panggilan hidup setiap orang percaya. Dalam Kristus Yesus, kita menemukan teladan sempurna tentang bagaimana hidup dalam ketaatan penuh kepada Allah. Yesus menggenapi kehendak Bapa-Nya dengan setiap langkah-Nya, mulai dari baptisan-Nya di Sungai Yordan hingga pengorbanan-Nya di kayu salib. Kita, sebagai pengikut Kristus, diajak untuk mengikuti teladan-Nya, meskipun perjalanan ini tidak selalu mudah.
Pesan Pengutusan: Mari kita berjalan dalam terang kehendak Tuhan, mengikuti jejak Kristus, dan menggenapi rencana-Nya dalam hidup kita. Seperti Yesus, biarlah setiap langkah kita dipenuhi dengan ketaatan kepada Bapa yang mengutus kita. Demikian Filipi 2:5 Berkata :
"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus"
Ajakan Profetik: Mari hidup untuk menggenapi kehendak Tuhan dalam Kristus Yesus. Jadilah saksi-Nya di dunia ini dan bawa damai-Nya ke dalam setiap langkah hidupmu! - (pr)**
Sumber Nas: Matius 3:13-17; Masa Raya: Sesudah Epifania; Writer: penarohani. editor: penaRadmin/pr
Shalom, semuanya, Salam Sejahtera. Terima Kasih telah membaca tulisan ini. Silahkan, temukan kami dan dapatkan informasi terubdate lainnya, cukup dengan Klik Mengikuti/follow kami di Google News DISINI. than's. God bless.
© 2025 All Right Reserved - Designed by penarohani




0Comments