Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ini Dia! Dirjen Bimas Kristen dan Pewarna Kolaborasi Bikin Film Kampung Moderasi Beragama yang Wajib Ditonton

15 March 2023 | Wednesday, March 15, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-03-22T01:47:03Z

Ini Dia! Dirjen Bimas Kristen dan Pewarna Kolaborasi Bikin Film Kampung Moderasi Beragama yang Wajib Ditonton

 

JemaatTubutuan - DirjenBimas Kristen dan Pewarna Kolaborasi Bikin Film Kampung Moderasi Beragama yang Wajib Ditonton -

Pada hari Selasa, 14 Maret 2023, Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) diterima oleh Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjend Bimas Kristen Kemenag RI) di kantornya di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat. Pertemuan ini dihadiri oleh beberapa anggota PEWARNA, termasuk Ketua Umum Yusuf Mujiono, Sekretaris Jendral Ronald Stevly Onibala, Bendahara Umum Albert Muntu, dan lainnya. Dalam pertemuan tersebut, PEWARNA menyampaikan empat program mereka kepada Dirjen, yaitu pembuatan film dokumenter dan film pendek tentang kampung-kampung Kristen, pelatihan dasar-dasar jurnalistik dan pembuatan film, Urung Rembug Kebangsaan (Urban), dan penyelenggaraan tahunan Apresiasi Pewarna Indonesia (API). Dirjen menyambut baik program-program tersebut dan akan menindaklanjuti program mana yang bisa disinergikan.



Jemaat Tubutuan - Dirjen Bimas Kristen dan Pewarna Kolaborasi Bikin Film Kampung Moderasi Beragama yang Wajib Ditonton - Pada hari Selasa, 14 Maret 2023, Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) diterima oleh Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjend Bimas Kristen Kemenag RI) di kantornya di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat. Pertemuan ini dihadiri oleh beberapa anggota PEWARNA, termasuk Ketua Umum Yusuf Mujiono, Sekretaris Jendral Ronald Stevly Onibala, Bendahara Umum Albert Muntu, dan lainnya. Dalam pertemuan tersebut, PEWARNA menyampaikan empat program mereka kepada Dirjen, yaitu pembuatan film dokumenter dan film pendek tentang kampung-kampung Kristen, pelatihan dasar-dasar jurnalistik dan pembuatan film, Urung Rembug Kebangsaan (Urban), dan penyelenggaraan tahunan Apresiasi Pewarna Indonesia (API). Dirjen menyambut baik program-program tersebut dan akan menindaklanjuti program mana yang bisa disinergikan.

 

Dr. Jeane Tulung, mantan rektor IAKN Manado, menyambut pengurus pusat PEWARNA Indonesia dengan ramah. Dr. Jeane sudah mengenal Ketua Umum PEWARNA, Yusuf Mujiono, terutama saat diminta memberikan kata pengantar di buku yang saat ini sedang proses cetak yang berjudul Napak Tilas Rasul Jawa (NTRJ) serta permintaan wawancara di medianya. Dirjen Bimas Kristen sangat mendukung apa yang dikerjakan PEWARNA dan akan berkomunikasi dengan pihak Humas untuk melihat program mana yang tepat untuk dikerjasamakan.

 

Percakapan yang mengalir selama pertemuan itu membahas banyak hal, termasuk tugas yang diberikan pada Dirjen untuk membuat 10 desa moderasi beragama untuk tahun ini dan mencari 10 hibah tanah di daerah yang masyarakatnya banyak beragama Kristen. Dirjen berharap kehadirannya bisa bermanfaat bagi umat Kristen, karena masih banyak umat Kristen yang belum merata mendapatkan pelayanan pendidikan. Dalam programnya, Dirjen berusaha memperluas pelayanan pendidikan ke seluruh Indonesia, dari Barat ke Timur, dari Utara ke Selatan, melalui pembangunan pendidikan Kristen negeri yang terintegrasi mulai dari sekolah dasar hingga sekolah lanjutan atas. Selain itu, Dirjen juga ingin membangun kampung-kampung moderasi beragama yang tidak hanya dilihat dari hubungan toleransi antaragama tetapi juga dari masyarakat yang memelihara budaya lokalnya, hidup bahagia, dan damai. Saat ini, program ini sedang dikerjakan di kampus-kampus dalam program KKN Nusantara.

 

Kesimpulan dan penutup dari judul "Dirjen Bimas Kristen Tertarik Membuat Film Kampung Moderasi Beragama Bersama Pewarna" adalah bahwa inisiatif ini menunjukkan dukungan terhadap upaya membangun toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Melalui film Kampung Moderasi Beragama, diharapkan pesan-pesan positif tentang kerukunan antarumat beragama dapat tersampaikan dan menginspirasi masyarakat Indonesia.

 

Pesan moral yang dapat diambil dari inisiatif ini adalah pentingnya membangun kerukunan antarumat beragama dan mendorong sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Alkitab mengajarkan kita untuk mengasihi sesama seperti kita mengasihi diri sendiri (Markus 12:31), dan memperlakukan orang lain dengan hormat dan kesetaraan (Yakobus 2:1-9). Kita juga diajarkan untuk hidup dalam damai sejahtera dengan semua orang (Roma 12:18), dan membangun persahabatan dan kasih sayang dengan sesama manusia (1 Yohanes 4:7-12). Dengan mempraktikkan nilai-nilai ini, kita dapat membangun masyarakat yang harmonis dan saling menghormati, serta memberikan teladan positif bagi generasi muda untuk melanjutkan tradisi kerukunan antarumat beragama di Indonesia. 


Shalom, semuanya, Salam Sejahtera. Silahkan, temukan kami dan dapatkan informasi lain website ini, dengan cara cukup Klik Mengikuti/follow kami di Google News DISINI. than's. God bless

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update